Maret 27, 2013

Butiran Embun Sayu



Butir-butir embun kesedihan
Mengalun dan menari diatas bola matanya
Ujung saraf Meissner mencengkeranm halus tubuhku
Dan Koklea merangsang otak sehingga suara tangis isak bundaku terdengar olehku
Kelenjar air mata ku pun mereproduksi banyak butiran cairan kesedihan

Oh, Bunda…aku belum banyak mengerti tentang kehidupan ini
Aku tau engkau begitu merindukannya.
Aku pun seperti itu…
Tapi,,, aku terlalu dini untuk mencampuri urusan mereka.

Sudahlah,,, Do’a seorang ibu begitu sangat brarti untuk anakknya.
Aku rindu suara gemericik senyum yang kau alunkan. Senyumlah bunda…^_^

Tidak ada komentar:

Posting Komentar